Tampilkan postingan dengan label Vietnam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vietnam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Agustus 2016

VIETNAM TRIP DAY 12 (LAST DAY) - TAM COC, HOA LU, NINH BINH , VIETNAM

Panorama Tam Coc, Ninh Binh, 
Perjalanan ke Tam Coc, saya tempuh selama kurang lebih 3 jam dari kota Hanoi. Tam Coc yang sering disebut sebagai "Halong Bay on the land" ini memang menawarkan bukit-bukit karst yang unik untuk dieksplore. Memang Panorama Tam Coc sangat mirip dengan Halong Bay. Bedanya jika Halong Bay terletak di lautan, maka Tam Coc terletak di darat.

Cerita saya sebelumnya pada waktu eksplore Halong Bay dapat dilihat disini :  Trip Halong Bay

Ada banyak cara untuk eksplore Tam Coc. Tentunya yang paling wajib untuk dilakukan ialah dengan menyewa perahu menyusuri sungai dan Goa-goa di Tam Coc. Ada sedikitnya tiga goa yang bisa dilalui dengan menggunakan perahu. tiga goa tersebut ialah Hang Cả, Hang Hai, and Hang Ba. satu perahu / boat sendiri maksimal bisa dinaiki 3 orang termasuk yang mendayung boat. Hal yang cukup unik pada waktu naik perahu/boat ini ialah pemilik perahu mendayung dengan menggunakan kedua kaki mereka sedangkan tangannya dipakai untuk memegang payung. 

dengan pemilik perahu
Mendayung dengan kaki sementara tangannya memegang payung :)
Kondisi cuaca di Tam Coc pada waktu saya kesana memang sangat terik dan panas. Pantas saja pemilik perahu memilih mendayung dengan kedua kakinya sementara tangannya memegang payung padahal mereka mendayung cukup lama sekitar 2 jam untuk pulang pergi. Di sepanjang perjalanan, kita bisa menikmati landscape Tam Coc dengan bukit-bukit kartsnya yang khas dan sawah yang menghijau di kanan kiri sungai. Kebetulan sekali saya kesana pas weekday sehingga tidak banyak turis yang datang dan cenderung lebih sepi.

Tam Coc
Menyusuri Tam Coc dengan perahu
Menikmati panorama Tam Coc pun bisa dilakukan dengan bersepeda seperti yang saya lakukan begitu selesai berperahu karena ada beberapa tempat yang tidak bisa didatangi dengan perahu. Eksplore Tam Coc dengan bersepeda tentunya ada sensai tersendiri. Saya bisa eksplore kapan saja dan berhenti sepuasnya kapanpun saya mau. Tidak jauh dari Tam Coc, terdapat kota tua Hoa Lu yang menjadi ibukota Vietnam di masa lampau. Selain menikmati pemandangan bukit-bukit karst, ada juga beberapa pagoda seperti Bich Dong Pagoda atau bisa juga ke bekas istana yang bisa didatangi di Kota tua Hoa Lu.
Pelataran pintu masuk pagoda di Hoa Lu
Kerbau khas Tam Coc
Pemandangan bukit karts Tam Coc dari Bich Dong Pagoda
Bersepeda keliling Tam Coc
Memang saya hanya sehari saja eksplore Tam Coc. Perjalanan saya ke Tam Coc ini sekaligus sebagai penutup rangkaian perjalanan saya eksplore Vietnam. Sore harinya juga, saya sudah harus kembali lagi ke kota Hanoi untuk langsung ke airport.

Rabu, 03 Agustus 2016

VIETNAM TRIP DAY 10 & 11 - HALONG BAY, UNESCO WORLD HERRITAGE SITE

Halong Bay
Pilihan saya untuk eksplore Halong Bay selama 2 hari 1 malam dengan menginap di Pulau Catba, Pulau terbesar di gugusan kepulauan Halong Bay, karena rasa penasaran saya terhadap Halong Bay yang sudah sangat terkenal bagi turis Internasional. Sudah banyak sekali tulisan yang mengupas tuntas mengenai keindahan Halong Bay yang merupakan salah satu UNESCO World Herritage Site. Saya sendiri pergi ke Halong Bay dari kota Hanoi selama kurang lebih selama 3-4 Jam berkendara.

Cerita saya sebelumnya pada waktu eksplore kota Hanoi dapat dilihat disini : Trip Hanoi

Bamboo Boat at Halong Bay
Bamboo Boat at Halong Bay
Bersandar di salah satu Pulau
Halong Bay
Menyusuri Halong Bay
Sebetulnya ada beberapa pilihan dalam eksplore Halong Bay. Ada pilihan one day trip, 2 hari, atau 3 hari. Saya sendiri memilih explore Halong Bay selama 2 hari 1 malam dengan semalam menginap di Pulau Cat Ba. Ada pilihan lain untuk explore halong bay selama 2 hari dengan menginap di atas kapal, namun saya memutuskan untuk menginap di pulau saja. Sayang Sekali pada waktu saya kesana, cuaca agak mendung dan jarang sekali saya melihat langit yang cerah selama disana.

Di hari yang pertama, saya bersama rombongan yang lain menyusuri salah satu Goa terbesar di Halong Bay dilanjutkan dengan acara makan siang di atas kapal. Makan siang yang cukup mewah menurut saya. Sore harinya saya berkesempatan untuk kayaking sebelum kemudian dengan speedboat, saya diantar ke Pulau Cat Ba untuk bermalam.

Makan Siang di atas Kapal
Suasana Makan Siang di atas Kapal
Take a Speadboat to  Catba Island
Pulau Cat Ba sendiri cenderumg sepi dan tenang menurut saya. Pusat kotanya sendiri tidak terlalu ramai. Saya memilih untuk menyewa sepeda motor selama saya berada di pulau Cat Ba. Ada salah satu tempat di pulau Catba yang menjadi favorit untuk melihat sunset dari puncak sebuah bukit serta melihat pulau Catba secara keseluruhan dari atas yaitu dari canon-fort. Untuk keliling pulau Catba ada pilihan lain dengan menggunakan minivan yang hanya beroperasi sampai sore hari dari pusat kota ke arah pantai. Malam hari di Pulau Cat Ba, banyak sekali restoran apung di pinggir-pinggir pantai yang sangat unik. 

Public Minivan at Catba Island

Pemandangan Pulau Catba dari puncak Canon Fort
Cat Ba Island
Explore Halong Bay hanya selama 2 hari 1 malam memang sangat singkat. Meskipun jarang sekali saya melihat matahari dan langit yang cerah selama di Halong Bay,  tapi setidaknya cukup mengobati rasa penasaran saya akan halong bay. Saya tidak bisa berlama-lama di Halong Bay dan segera kembali ke kota Hanoi untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Tam Coc, di Provinsi Ninh Binh.

Cerita saya selanjutnya pada waktu eksplore Tam Coc, di Provinsi Ninh Binh dapat dibaca disini -> Tamcoc_NinhBinh

VIETNAM TRIP DAY 8 & 9 - HANOI

Hanoi City Public Bus
Ibukota Vietnam, Hanoi, di Vietnam Utara menjadi kota tujuan saya berikutnya setelah sebelumnya saya ekspore Da Nang di Vietnam Tengah dalam rangkaian saya explore Vietnam. Sebagai ibukota negara dan pusat pemerintahan, banyak tempat menarik yang bisa dieksplore di kota Hanoi. Banyak pula bangunan bersejarah yang bisa dikunjungi di kota Hanoi. Meskipun kotanya agak sedikit semrawut karena banyaknya sepeda motor yang berlalu lalang di jalan-jalan, namun tetap ada sudut-sudut menarik yang bisa dieksplore di Hanoi. 

Cerita saya sebelumnya pada waktu eksplore kota Da Nang dapat dilihat disini : Trip Danang

Bagi pecinta wisata  kuliner, kota Hanoi merupakan surganya. Di kawasan old quarter tempat saya menginap, di pusat kota Hanoi,  bertebaran banyak aneka jajanan sampai tengah malam bahkan dini hari lengkap dengan bangku kecil di pinggir-pinggir jalan. Yap, cara nongkrong anak muda Vietnam emang unik, dengan duduk di bangku kecil di pinggir jalan. Ada banyak streetfood yang sempat saya coba seperti dry beef salad, minuman dari ketan, jagung goreng, dan lain sebagainya. Rasanya ingin mencicipi semuanya. Tidak melulu menikmati makanan otentik di kawasan old quarter dengan duduk di bangku kecil. Ada juga resto-resto yang menyajikan makanan khas vietnam seperti Pho (Mie khas Vietnam) dan Eggcoffee.

Streetfood di Old Quarter.
Penjaja Makanan di Old Quarter
Dried Meet
Menyusuri kawasan old quarter bisa dilakukan dengan berjalan kaki seperti yang saya lakukan. Kawasan old quarter memang menjadi destinasi favorit turis asing yang baru pertama kali datang ke Hanoi karena semuanya ada disini mulai dari wisata kuliner, wisata budaya, dan penginapan murah meriah yang tersebar di setiap sudut jalan. Hoan Kiem Lake yang terletak di tengah-tengah old quarter menjadi titik sentral para pelancong atau turis yang datang ke Hanoi untuk sekedar santai ataupun melepas lelah. Di sekitaran Hoan Kiem Lake banyak sekali orang yang joging pada sore hari ataupun hanya sekedar duduk-duduk santai di pinggir danau. Meskipun danaunya sendiri tidak terlalu besar dan tidak butuh waktu lama untuk mengitari seluruh danau, namun banyak orang berkerumun di sini pada sore hari. Di tengah danau pun terdapat Ngoc Son Temple yang cantik.

Kawasan Old Quarter yang Padat dan Sempit
Hoan Kiem Lake
Hanoi Catredal
Di sisi utara danau Hoam Kiem, terdapat water puppet atau pertunjukkan wayang air. Water puppet show  ini sangat rekomended untuk disaksikan selama di Hanoi. Ada beberapa jam pertunjukan. Saya kebetulan menonton pertunjukkan yang malam hari. Meskipun hampir secara keseluruhan pertunjukan menggunakan bahasa Vietnam yang pastinya tidak saya mengerti, namun penampilannya cukup kocak dan lucu. Sangat rekomended! Harganya pun tidak terlalu mahal hanya sekitar 100rb saja.
Water Puppet Show
after the show :)

Saya memutuskan menginap di daerah old quarter karena memang segalanya ada disini, dari penginapan murah, beragamnya kuliner sampai menjamurnya para agen travel yang menawarkan paket tour atau tiket. Kawasan yang tidak pernah tidur ini menjadi tempat favorit para turis yang melancong ke kota Hanoi sebelum melanjutkan perjalanan ke kota lainnya di Vietnam. Meskipun banyak sekali tour agent yang menawarkan tiket maupun paket tour dengan harga murah, namun kita harus hati-hati karena banyak sekali scam atau penipuan terhadap turis asing di kawasan old quarter. Jika memesan tour, pastikan segala sesuatunya secara detail. Kawasan yang sangat padat penduduk ini juga terkenal banyak copet dengan lalu lintas yang cukup semrawut.

Selama di kota hanoi, saya sempat menggunakan jasa tour gratis dari hanoifreetourguides.com untuk tour keliling kota Hanoi selama setengah hari secara gratis. Sangat rekomended apalagi jika kita solo backpacking. Di Hanoi banyak sekali organisasi-organisasi non profit yang memiliki misi untuk mengenalkan dan memberikan kesan yang baik atas kota Hanoi kepada para turis asing yang berkunjung ke Hanoi dan dilakukan oleh para mahasiswa yang kebanyakan sedang belajar mengenai bahasa inggris atau belajar tourism. Saya jadi mendapatkan banyak wawasan mengenai kota Hanoi dari sudut pandang orang lokal. Berhubung saya hanya menggunakan jasa tour gratis ini selama setengah hari, saya hanya mengunjungi dua tempat utama yakni Hoa Lo Prison dan temple of literature yang tidak jauh dari kawasan old quarter juga.



Temple of Literature
Hoa Lo Prison
Temple of Literature ini dulunya merupakan kampus pertama di Vietnam. Sangat luas dan memanjang dari selatan ke utara. Sempat digunakan sebagai sekolah pada waktu masa kolonial. Beruntung saya kesini bersama guide dari hanoifreetourguides.com sehingga banyak penjelasan. Pada waktu saya kesini, suasana temple sangat ramai. Ternyata sedang ada beberapa rombongan anak sekolah yang baru saja merayakan kelulusan dan menjadikan tempat ini sebagai tempat foto-foto. Hoa Lo Prison atau yang sering disebut olah penduduk lokal dengan hanoi hilton adalah sebuah penjara yang dibuat pada waktu pemerintahan kolonial Perancis. Tempatnya tidak terlalu besar tapi kita bisa belajar banyak sejarah kelam pada waktu Vietnam di masa perang. Selama di Hanoi, saya juga sempat mengunjungi beberapa Bangunan bersejarah seperti  Ho Chi Minh Mausoleum, One-Pillar Pagoda, dan Presidential Palace. Ada beberapa museum juga yang bisa dikunjungi, sayangnya saya tidak bisa mengunjungi semuanya karena keterbatasan waktu. 
Vietnam Presidential Palace at Hanoi
Ho Chi Minh Mausoleum
Hanoi, dan hampir semua kota-kota utama di Vietnam  selalu memiliki taman-taman cantik di setiap sudut kotanya. Hal inilah yang membuat saya menjadi betah untuk berlama-lama di Vietnam. Pemerintah Vietnam sepertinya paham betul mengenai pentingnya ruang terbuka hijau di tengah-tengah kota. Saya biasa nongkrong atau duduk berlama-lama di taman tanpa melakukan aktivitas apapun, hanya melihat orang-orang lokal sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. 

Taman Kota di Hanoi
Menghabiskan malam di kota Hanoi bisa dengan berburu kuliner atau berburu souvenir di night market. Mencoba kuliner baru di kota Hanoi memang seakan tidak akan pernah habisnya. Saya sempat icip-icip eggcoffee, salajh satu olahan kopi vietnam yang cukup terkenal di kota Hanoi. Ada pulau Banh Mi, semacam sandwich dengan irisan daging dan sayuran di dalamnya. 

Banh Mi

Egg Coffee
Ramainya Night Market
Kota Hanoi memang sangat ramai. Sebagai ibukota negara dan pemerintahan, memang banyak tempat menarik yang bisa dieksplore disini. Kuliner pun sangat beragam. Setelah puas ubek-ubek kota Hanoi, saya pun bersiap-siap melanjutkan perjalanan ke Halong Bay yang terletak sekitar 3 jam berkendara dari Honai.

Cerita saya selanjutnya pada waktu explore Halong Bay dapat dibaca disini --> HalongBayTrip

Rabu, 25 Mei 2016

VIETNAM TRIP - DAY 6 & 7 - DA NANG

Han River Bridge, Da Nang City at Night
Setelah melakukan perjalanan ke kota Hoi An di hari sebelumnya, saya pun melanjutkan perjalanan ke kota Da Nang di Vietnam Tengah yang hanya berjarak 1 jam perjalanan saja dari kota Hoi An dengan memakai bus umum dari terminal bus kota Hoi An dan cukup hanya membayar 30.000 Dong. Cukup Murah! Perjalanan dari kota Hoi An menuju kota Da Nang menyusuri jalanan pinggir pantai dimana di sepanjang perjalanan kita bisa memandang laut lepas karena jalan raya hanya beberapa meter saja jaraknya dari bibir pantai. 

Cerita perjalanan saya sebelumnya pada waktu eksplore kota tua Hoi An dapat dilihat disini : Hoi An Trip

Sebagai kota terbesar ketiga di Vietnam setelah kota Ho Chi Minh dan kota Hanoi dan juga sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Vietnam, kota Da Nang tampak modern meski tidak banyak lalu lalang kendaraan di pinggir jalan. Banyak taman-taman cantik di setiap sudut kota Da Nang. Dengan garis pantai nyaris sepanjang 20 km yang membujur dari utara kota Da Nang sampai ke kota Hoi An menjadikan saya bisa dengan bebas memilih pantai mana yang akan saya datangi. Masih banyak titik-titik tertentu dimana kita bisa menjumpai pantai yang sepi dan tidak terlalu ramai. Pantai - pantai di Da Nang memang bersih dan cantik pun tidak terlalu ramai pula. Enak buat santai-santai atau sekedar leyeh-leyeh di pinggir pantai.

Taman Kota di Pinggir Pantai
Pantai Da Nang

Pantai Da Nang
Pantai Da Nang
Menghabiskan malam di kota Da Nang pun sangat menarik. Saya berkesempatan menyusuri kota Da Nang di malam hari bersama teman couchsurfing Da Nang. kota Da Nang di malam hari ternyata cukup indah dengan banyaknya jembatan-jembatan unik yang membelah sungai Han. Ada banyak jembatan cantik di kota Da Nang salah satunya dragon bridge dimana patung kepala naganya dibuat bisa menyemburkan api dan air pada malam hari. Wow!

Saya pun mencoba beberapa kuliner unik selama di kota Da Nang, salah satunya "hot vit lon" atau semacam balut kalau di Filipina yakni telur yang berisi anak ayam yang sudah mau menetas. Berani mencoba? Hehe! Kulineran aneka Sea food yang terletak di pinggiran pantai juga cukup menarik untuk dicoba dan tidak ketinggalan pula kuliner Pho / Vietnam Noddle yang cukup terkenal itu. 

Streetfood "hot vit lon"
Keesokan harinya, saya memilih untuk eksplore kawasan  sontra peninsula untuk menuju kuil budha Linh Ung yang terletak di atas bukit atau sekitar setengah jam dari pusat kota Da Nang. Dari kawasan kuil budha ini kita bisa menikmati landscape kota Da Nang dari atas berikut pantainya yang membujur sangat panjang. Kuil ini memang cukup besar dan terdapat patung dewi kuan im setinggi 67 meter di tengah-tengah kuil. 

Linh Ung Buddhist Temple

Memang hanya 2 hari satu malam saja saya eksplore kota pantai Da Nang sebelum saya bertolak ke Hanoi di utara Vietnam. Di hari terkahir saya di kota Da Nang, saya menyempatkan diri ke pasar tradisional han (han market)  yang tadinya saya pikir semacam pasar pusat oleh-oleh khas Da Nang namun ternyata tidak lebih dari pasar tradisonal biasa pada umumnya. Kota Da Nang memang tidak sesibuk kota HO Chi Minh atau Hanoi, namun cukup nyaman untuk sekedar rileks dan menikmati suasana pantai yang tenang. Saya tidak bisa berlama-lama di kota Da Nang karena saya harus melanjutkan perjalanan ke kota Hanoi.

Cerita saya berikutnya pada waktu berada di kota Hanoi dapat dicek disini : Trip Hanoi

Kamis, 19 Mei 2016

VIETNAM TRIP - DAY 5 - HOI AN OLD CITY

Hoi An Old City
Kota tua Hoi An memang sangat cantik. Tidak salah saya memasukkan kota Hoi An dalam list kota yang harus saya kunjungi di sela-sela perjalanan saya menyusuri Vietnam Tengah. Memang saya  hanya sekedar mampir dan menghabiskan seharian saja di kota tua Hoi An tanpa menginap karena saya lebih memilih menginap di kota Da Nang yang hanya berjarak 40 menit saja dari kota Hoi An. Saya menuju kota Hoi An dari kota Nha Trang dengan menggunakan sleeper bus  selama semalaman suntuk sehingga bisa tidur malam selama perjalanan dan paginya begitu sampai di kota Hoi An bisa langsung explore kota Hoi An seharian. Berangkat dari kota Nha Trang Pukul 7 malam dan sampai di kota Hoi An pagi hari pukul 7 pagi.

Cerita perjalanan saya sebelumnya pada waktu eksplore kota Nha Trang dalam rangkaian perjalanan saya explore Vietnam dapat dilihat disini : Nha Trang Trip


Hanya sehari saya mengelilingi kota Hoi An, saya pun memilih explore kota Hoi An  dengan menyewa sepeda yang bertebaran dimana-mana. Sewa sepeda disini pun sangat murah hanya sekitar 40000 VND atau sekitar Rp 25.000 selama seharian penuh namun karena saya hanya menyewa setengah hari, saya dapat diskon cukup membayar 30000 VND saja. Lumayan lah! Tapi pastikan sepeda yang kita sewa dalam kondisi prima karena sepeda yang saya tumpangi sempat rusak di bagian pedalnya di tengah jalan sehingga terpaksa saya harus kembali lagi ke tempat penyewaan sepeda dan mengganti dengan sepeda lain. 



Kawasan Kota Tua Hoi An
Kawasan Kota Tua Hoi An
Banyak bangunan unik dan kuno yang masih terawat dengan sangat baik di kota tua Hoi An seperti kelenteng / temple yang bertebaran dimana-mana. Jalanan di kota tua Hoi An yang kecil dan berliku seperti labirin menjadikan aktivitas bersepeda menyusuri kota Hoi An sangat menyenangkan. Dengan menyewa sepeda, saya bebas keliling sesuka hati. oh iya, saran saya ketika keliling kota Hoi An dan kita hobi fotografi, agak hati-hati jika foto-foto di dekat pelabuhan sungai di kota Hoi An, karena begitu mereka tahu kita turis dan tahu kita memfoto mereka, mereka akan meminta uang kepada kita. saya hampir sempat diminta uang untuk foto-foto tersebut namun saya tolak dan saya segera pergi. Sebaiknya pula kita memakai topi dan pakaian yang tipis karena cuaca kota Hoi An yang cukup panas di tengah hari apalagi sambil gowes sepeda.


Disebut sebagai UNESCO World Heritage City karena kekayaan budaya dan peninggalan bangunan-bangunan bersejarahnya mulai dari kelenteng, kuil, atau rumah-rumah kuno yang telah dibangun selama ratusan tahun. Ada salah satu jembatan peninggalan Jepang yang sangat terkenal dan menjadi simbol kota Hoi An. Pada waktu saya kesana, banyak sekali orang-orang yang berkerumun di atas jembatan buat foto-foto. saya sampai harus antri dengan orang-orang untuk dapat angel foto yang bagus padahal menurut saya jembatannya biasa aja sebetulnya. hehe! 

Perahu - perahu di sungai Thu Bon, Hoi An
Jembatan Hoi An yang memisahkan dua bagian di kota Hoi An
Di kota tua Hoi An juga terdapat kedai-kedai di bangunan-bangunan tua yang menawarkan makanan khas Hoi An yang unik dengan latar belakang sungai Thu Bon yang cantik. Sungai tersebut jugalah yang memisahkan kota Hoi An menjadi 2 bagian utama. Di seberang sungai terdapat daerah di kota Hoi An dengan rumah-rumah penduduk yang modern sedangkan di sisi lain merupakan kawasan kota tua Hoi An.

Sebenarnya ada destinasi lain yang bisa dikunjungi di kota Hoi An jika waktu saya cukup banyak. Idealnya memang minimal 3 hari 2 malam buat eksplore kota Hoi An. Kita bisa eksplore ke reruntuhan kota tua My Son yang hanya berjarak 1 - 1,5 jam dari kota Hoi An atau explore pulau cham untuk island hoping dan snorkeling.

Hoi An Streetfood
Hoi An Pedicab
Hoi An Old City dengan latar belakang Sungai Tha Bon

Memang hanya sebentar saya explore kota tua Hoi An yang cantik, seharusnya saya bisa eksplore lebih lama lagi. Karena waktu saya tidak banyak di Vietnam, sore itu juga saya melanjutkan perjalanan menuju kota Da Nang yang berjarak 1 jam saja dari kota Hoi An dengan menggunakan bus umum karena saya sudah booking hotel di kota Da Nang.

Cerita saya berikutnya pada waktu eksplore kota Da Nang dapat dilihat disini : Da Nang City Trip