Kamis, 09 Agustus 2012

EKSPLORE KUTAI KERTANEGARA DAN KOTA TENGGARONG


Masuk Kota Tenggarong
Kabupaten Kutai Kartanegara yang beribukota di  Kota Tenggarong terletak sekitar 2,5 jam perjalanan darat saja dari kota Balikpapan. Untuk menuju kota Tenggarong dari Balikpapan bisa menggunakan bus umum dari Terminal Batuampar,Balikpapan.menuju Samarinda untuk kemudian berganti dengan angkutan umum yang lebih kecil ke arah kota Tenggarong. Namun saya sendiri lebih memilih menyewa sepeda motor dari kota Balikpapan agar lebih leluasa untuk menjelajahi tempat-tempat yang menarik di kota Tenggarong. Hehe! Saya memutuskan untuk eksplore kota Tenggarong pada hari ketiga eksplore Pulau Borneo setelah dua hari sebelumnya saya eksplore kota Balikpapan yang sudah saya posting di http://www.aufasidix.blogspot.com/2012/07/explore-balikpapan-01-02122011.html

Treking Bukit Bangkirai
Jalan menuju Bukit Bangkirai
Untuk menuju Kutai Kartanegara, kita akan melewati jalan raya Balikpapan-Samarinda sepanjang kurang lebih 120 km yang biasa ditempuh sekitar 2,5 jam perjalanan dengan kendaraan pribadi atau bus. Nah, di Km 38, saya memutuskan untuk belok kiri,  mampir sejenak di kawasan hutan wisata bukit bangkirai yang terkenal dengan jembatan gantungnya itu. Dari Jalan raya Balikpapan-Samarinda,  Hutan Wisata Bukit Bangkirai masih masuk lagi sekitar 20km. Jangan terkecoh ya dengan angka 20km ini karena dari 20km ini ternyata 10 km-nya masih jalan tanah dan berbatu dan masih harus melewati pertambangan batubara di tengah hutan. Waduh. hahaha! Tidak ada angkot sama sekali untuk menuju hutan Bangkirai ini. Kita harus memakai kendaraan pribadi. Namun sangat rekomended lah. ^_^ 

Jembatan Gantung Bukit Bangkirai

Kawasan Hutan Bukit Bangkirai ini sendiri menawarkan wanasiwata yang lumayan lengkap dan biasa dipakai buat acara-acara outbond. Yang paling terkenal dari Hutan Bukit Bangkirai ini tentu saja adanya Jembatan Gantung setinggi 30m yang menghubungkan 5 pohon berusia ratusan tahun. Menakjubkan. ^_^

Menyusuri Kota Tenggarong juga tak kalah asyiknya. Jarak Samarinda-Tenggarong yang seharusnya bisa ditempuh dalam waktu cuma setengah jam saja namun berhubung pada waktu itu jembatan kutai kartanegara (kukar) yang sangat terkenal itu baru saja roboh, (Ingat kan tragedi memilukan robohnya jembatan kutai kartanegara itu. hik!) Maka saya pun harus memutar sekitar 1 jam menyusuri sungai Mahakam lewat jembatan Mahakam Ulu. Dengan pemandangan kapal tongkang pengangkut batu bara disepanjang sungai Mahakam. Meskipun harus memutar cukup jauh, namun pemandangan di kanan kiri sungai lumayan indah membuat mata tak berhenti berkedip. Lebay ding! halah..:p

Depan Reruntuhan Jembatan Kukar
Tempat persinggahan pertama saya tentunya di reruntuhan jembatan kukar yang sangat terkenal itu. Banyak sekali tim SAR dan media massa yang meliput. Rame banget! Jembatan yang menghubungkan antara kota Tenggarong dan Tenggarong Seberang ini membentang melewati Sungai Mahakam, sungai terlebar di Kalimantan.

Sempat dibingungkan dengan akses menuju jembatan ini karena semua jalan yang mengarah ke jembatan ini pada waktu itu ditutup oleh polisi dan hanya boleh dilewati oleh orang yang berkepentingan dengan tragedi runtuhnya jembatan kukar tersebut seperti para tim SAR, wartawan atau para pejabat setempat. Tapi akhirnya saya bisa juga sampai tepat persis di depan reruntuhan jembatan tersebut. Agak miris memang rasanya melihat langsung jembatan gantung terpanjang di Indonesia ini seolah tak berbekas dan hanya menyisakan tiang-tiagnya saja.

Tepat di tengah-tengah sungai mahakam, tidak jauh dari jembatan kukar, terdapat pulau buatan sebagai pulau wisata yang bernama pulau Kumala Semacam dufannya kota Tenggarong, namun saya cukup foto-foto saja lah dari seberang, gak nyebrang.males.hehe..:). Sepi banget kayaknya!

Kapal Pengangkut Batu Bara di Sungai Mahakam
Di Kota Tenggarong sendiri ternyata banyak banget museum yang menarik dan layak untuk dikunjungi seperti Museum Mulawarman, Museum Kerajaan Kutai, Museum Buaya, Museum Kayu,dll. Tiket Masuknya pun gak terlalu mahal kok. Keren lah.^_^. Berhubung hampir seharian saya diguyur hujan lebat selama di kota Tenggarong jadi bisa sekalian "ngadem" di dalam Museum.hehe.....

Museum

Museum Kerajaan Kutai
Agak menjauh sebentar dari pusat kota Tenggarong, ada pusat rehabilitasi Orangutan di kawasan hutan Samboja, Borneo Orangutan Survival namanya atau orang-orang sekitar biasa menyebutnya dengan sebutan BOS. Letaknya sebetulnya malah lebih dekat dari kota Balikpapan melewati kawasan Balikpapan Timur, namun sudah masuk ke wilayah Kutai Kartanegara. Disinilah orangutan-orangutan kalimantan  yang berada di ujung kepunahan itu, dirawat dan dilatih agar bisa dilepas kembali ke alam bebas.

Jujur, perjalanan saya eksplore kabupaten Kutai Kartanegara sangatlah singkat. Dengan waktu yang sangat singkat itu saya mencoba untuk menyambangi semuanya. Dan memang Kutai Kartanegara dengan kota Tenggarongnya yang terbilang cukup sepi banyak menawarkan tempat wisata yang menarik untuk didatangi. Sebetulnya jika ada waktu lebih saya masih ngin melanjutkan perjalanan ke pelosok pedalaman Kutai Barat ke perkampungan Suku Dayak Kenyah dan melihat atraksi Pesut Mahakam. Namun sayang waktu yang terbatas tidak memungkinkan saya untuk kesana. ehm, di kesempatan yang lain semoga.he....!
Ada kesalahan di dalam gadget ini