Kamis, 08 Januari 2015

JATIM TRIP - SURABAYA ( THE LAST DAY)

Gedung Walikota Surabaya
Dua hari satu malam saya habiskan di kota Pahlawan ini, menutup rangkaian perjalanan saya keliling kota-kota di Jawa Timur sebelum kembali lagi ke kota Jakarta. Setelah sebelumnya saya menghabiskan malam di kota Malang yang sejuk, kali ini sebagai penutup perjalanna, saya mampir ke kota Surabaya. Postingan saya sebelumnya selama di kota Malang dapat dilihat disini: http://www.aufasidix.blogspot.com/2015/01/eksplore-malang-dan-pantai-pantainya.html


Ikon kota Surabaya
Kebun Binatang Surabaya
Sebelum sampai kota surabaya. Saya sempat mampir dulu ke rumah teman saya di Sidoarjo, kota sebelum surabaya sekaligus mampir ke masjid Agung Sidoarjo dan Museum Mpu Tantular yang berada di Sidoarjo. Saya pun meminta pendapat teman saya mengenai itinerary saya selama di Surabaya nanti. Perjalanan dari Sidoarjo ke Surabaya cukup menghabiskan waktu 1 jam saja.

Malam hari di surabaya, saya habiskan untuk berburu kuliner di G-Walk, di kawasan citra world, yang mengusung slogan “Singapore of Surabaya”, merupakan tempat yang sangat menarik dan modern dan pas sekali buat hang out dengan teman-teman dan menutup malam dengan kongkow-kongkow di Loop, salah satu tempat hang out dan pusat kuliner yang terkenal yang lokasinya terletak di sekitar Pakuwon Trade Center. Surabaya sudah berubah banyak dibandingkan terkahir saya ke kota ini 2 tahun sebelumnya dimana sekarang Surabaya sudah semakin modern dan semakin menata kotanya dengan lebih cantik lagi.

Heritage Ciy Tour
Gedung House of Sampoerna
Keesokan paginya, setelah saya melakukan riset sebelumnya, saya tertarik untuk eksplore kota tua Surabaya dengan bus gratis dari House of Sampoerna (HOS). Saya pun mencoba “Heritage Ciy Tour” dengan bus gratis yang disediakan oleh Museum House of Sampoerna (HOS) selama sekitar 1.5 jam mengelilingi kawasan kota tua Surabaya dan bangunan-bangunan peninggalan Belanda. Tour dimulai dari jam 8 pagi. Di Sepanjang perjalanan pun dijelaskan sama guide mengenai bangunan – bangunan bersejarah yang kita lewati dan sejarah kota Surabaya. Sangat informatif. Mantap lah! Banyak gedung tua dan bersejarah yang dilewati dan bahkan beberapa diantaranya kita diajak masuk seperti ke kantor walikota Surabaya, gedung Balai Pemuda, dll.

Balai Pemuda
Masjid Sunan Ampel
Puas mengelilingi kota tua Surabaya, saya pun melanjutkan perjalanan ke kawasan Masjid Sunan Ampel, salah satu masjid bersejarah di Surabaya yang selalu ramai dikunjungi peziarah Sunan Ampel setiap saat. Agak sedikit kesulitan saya sebetulnya untuk mencari letak masjid ini, dan sempat berkali-kali bertanya kepada warga karena lokasinya yang berada di tengah-tengah pemukiman warga. Banyak peziarah yang datang kesana waktu saya datang.

Tugu Pahlawan
Kuliner Sate Klopo
Monumen Kapal Selam
Dari kawasan masjid sunan ampel, saya melanjutkan perjalanan kembali ke kawasan Tugu Pahlawan, namun sayaang saya kesiangan sehingga tidak bisa masuk ke Museumnya yang terletak di bawah tanah. Damn! Ya sudah lah, lain kali pasti ada kesempatan lagi. Hehe! Mampir pula ke Monument Kapal Selam yang terletak di seberang Stasiun KA  Gubeng dan cukup membayar Rp. 5ribu untuk masuk museum.  Museum yang terbuat dari bekas kapal selam ini pun sangat kecil dan kita harus bergantian dengan orang lain untuk masuk namun tidak jauh dari museum ada ruangan khusus yang menampilkan film mengenai kejayaan angkatan laut kita. Bagus!

Surabaya Herritage Tour
Berbicara tentang wisata kota Surabaya, tentunya tidak lepas dari wisata kuliner. Pada kunjungan saya sebelumnya saya sudah mencoba rawon setan dan rujak cingur. Kali ini saya ingin mencoba sate klopo yang terletak tidak jauh dari stasiun gubeng. Lumayan enak! Tidak banyak yang bisa dilihat di kota Surabaya sebetulnya apalagi ditambah dengan cuaca Surabaya yang cukup panas. Namun wisata kuliner yang beragam dan wisata herritage dengan kawasan kota tuanya yang cukup tertata rapi bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan jika kita mengunjungi kota Surabaya, sebagai kota transit untuk mengunjungi kota-kota lainnya di Jawa Timur.

4 komentar:

  1. Salam kenal Mas. Banyak tempat menarik di Surabaya rupanya. Salam buat Bu Risma..hehe. Walikota favorite saya tuh..

    BalasHapus
  2. kenapa rokok tetap bertahan, karena jasa nya besar bagi negara.. haha

    BalasHapus
  3. @gunadi firdaus : Wah, sayang kemarin ga ketemu bu risma pas main ke gedung walikota.hehe...:D

    BalasHapus
  4. @Berbagifun : di House of Sampoerna kmrn menjelaskan sejarah pembuatan rokok sampai dengan sekarang. Seru! hehe

    BalasHapus

Ada kesalahan di dalam gadget ini